Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Aminullah salurkan santunan anak yatim dari PDAM Tirta Daroy

  • Bagikan
Aminullah salurkan santunan anak yatim dari PDAM Tirta Daroy thumbnail

Banda Aceh (ANTARA) – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyalurkan secara resmi paket santunan bagi anak yatim yang berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy.

“Sekarang kita berada di dalam bulan penuh berkah Ramadan, dan sebentar lagi juga akan tiba Idul Fitri. Santunan ini untuk meringankan beban anak-anak yatim kita dalam menghadapi lebaran,” kata Aminullah Usman, di Banda Aceh, Selasa. 

Prosesi penyerahan berlangsung di kantor PDAM setempat di kawasan Lampriet, acara tersebut digelar dalam rangka memperingati hari jadi ke-816 Kota Banda Aceh dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Aminullah mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran PDAM Tirta Daroy yang telah menjalankan misi sosial. 

“Di tengah pandemi COVID-19 dan kegiatan serba terbatas, salah satu instruksi saya ke seluruh OPD adalah memperbanyak santunan kepada anak yatim dan fakir miskin di wilayah kerja masing-masing,” ujarnya. 

Aminullah berharap PDAM Tirta Daroy bisa terus berkembang dan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dirinya juga mengajak semua pihak untuk mengaktualkan tema HUT kota tahun ini, yakni “Banda Aceh Milik Kita”. 

“Mari kita jaga kebersihan kotanya, tegakkan syariat Islam, dan jauhkan anak-anak kita dari Narkoba. Insya Allah, dengan tekad semua warganya, visi ‘Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah’ akan lebih mudah kita wujudkan,” katanya. 

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Daroy T Novizal Aiyub mengatakan, kegiatan tersebut merupakan respon pihaknya atas instruksi wali kota beberapa waktu lalu. 

“Kali ini ada 60 anak yatim yang kita santuni. Mereka berasal dari setiap cabang perusahaan, termasuk warga sekitar WTP kita di Aceh Besar,” katanya.

Dirinya berharap tahun depan akan lebih banyak lagi anak yatim yang bisa pihaknya santuni. 

Mohon santunan ini jangan dilihat dari besar-kecilnya, tapi maksud dan tujuannya. Harapannya, Allah memberi ganjaran setimpal bagi kita semua,” demikian Aiyub. 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *