Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Banda Aceh inflasi 0,53 persen pada April 2021

  • Bagikan
Banda Aceh inflasi 0,53 persen pada April 2021 thumbnail

Banda Aceh (ANTARA) – Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh Fadhil menyatakan secara umum inflasi di Banda Aceh sebesar 0,53 persen pada April 2021.

“Banda Aceh terjadi inflasi 0,53 persen, ini berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Banda Aceh yang kami terima terkait perkembangan indeks harga konsumen,” kata Fadhil, di Banda Aceh, Selasa. 

Fadhil mengatakan, pada tahun kalender (Januari–April) 2021 terjadi inflasi di Banda Aceh sebesar 0,28 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2021 terhadap April 2020) sebesar 1,87 persen.

“Inflasi yang terjadi di Banda Aceh terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Diskominfotik Banda Aceh Nourchalis menjelaskan, perkembangan harga berbagai komoditas pada April 2021 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. 

“April 2021 terjadi inflasi sebesar 0,53 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,67 pada Maret 2021 menjadi 106,23 pada April 2021,” kata Nourchalis.

Kata Nourchalis, inflasi Banda Aceh terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,61 persen.

Kemudian, dari kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,86 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,47 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,17 persen,

Selanjutnya, dari kelompok informasi komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,14 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,10 persen, transportasi 0,04 persen, serta kelompok rekreasi, olahraga hingga budaya 0,02 persen. 

Sedangkan untuk kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi, kata Nourchalis yakni untuk pakaian dan alas kaki sebesar 0,27 persen. 

“Lalu kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan yaitu pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran,” ujar Nourchalis.


 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *