Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

16 Napi Rutan Terima Sertifikat Setelah Mendapat Pembekalan Pelatihan Konstruksi Bangunan dari BLK

  • Bagikan
16 Napi Rutan Terima Sertifikat Setelah Mendapat Pembekalan Pelatihan Konstruksi Bangunan dari BLK thumbnail

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 16 napi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh, di Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, menerima sertifikat setelah mengikuti pelatihan konstruksi bangunan selama 16 hari di rutan tersebut.

Pelatihan kerja sama Rutan Banda Aceh dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Banda Aceh yang sudah memasuki tahun ke tiga dan terus berkesinambungan itu berlangsung selama 23 hari, dimulai sejak 15 Maret 2021 lalu.

Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Banda Aceh, Irhamuddin kepada Serambinews.com, Rabu(5/5/2021) mengharapkan ilmu yang diterima oleh 16 warga binaan pemasyarakatan (WBP) itu bisa bermanfaat.

Baca juga: Saat Petugas Curiga, Penyelundup Sabu Ke LP Meulaboh Minta Izin ke Toilet, Lalu Berupaya Lari

“Semoga ilmu yang sudah diperoleh saat pelatihan itu dapat diimplementasikan kelak di kehidupan sehari-hari dalam mencari nafkah, setelah napi yang bersangkutan dinyatakan bebas,” ungkap Karutan Banda Aceh ini.

Irhamuddin mengharapkan setelah para napi memiliki skil di saat mereka bebas kelak, tidak ada lagi tindak pidana yang melanggar hukum yang mereka lakukan lagi, sehingga harus kembali lagi ke rutan.

“Kita berharap dari pelatihan ini akan membentuk jiwa dan karakter mereka menjadi lebih baik.

Sehingga kelak di saat mereka bebas tidak ada lagi berurusan dengan hukum, karena masing-masing napi itu sudah memiliki skil,” sebut Irhamuddin.

Baca juga: KUR Tanpa Jaminan Naik Jadi Rp 100 Juta, Berlaku Sejak 1 Juli sampai Desember 2021

Ia pun menerangkan pelatihan pengerjaan konstruksi bangunan tersebut merupakan kegiatan pembinaan yang diselenggarakan di Rutan Banda Aceh dengan dukungan BLK Banda Aceh.

Proses perekrutan anggota pelatihan konstruksi bangunan itu, mereka para WBP yang sudah lolos dari Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di samping memenuhi syarat dalam proses pengusulan pembebasan bersyarat.

Dari proses penyeleksian tersebut dipilih 16 orang WBP yang mengikuti Pelatihan Pengerjaan Kontruksi bangunan.

“Adapun jenis pelatihan yang akan diikuti, seperti konstruksi bangunan dan hal lain yang berkaitan dengan pelatihan tersebut.” ujar Irhamuddin.

Pada saat penyerahan sertifikat sekaligus penutupan pelatihan itu, Rabu (5/5/2021) turut dihadiri oleh perwakilan BLK Banda Aceh.(*)

Baca juga: Dipanggil Penyidik Polda Aceh Karena Dugaan Korupsi Beasiswa, Anggota DPRA Ini Mengaku Lega

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *