Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Aceh Tamiang Oranye: 91 Kasus Positif Baru, 6 Meniggal Dunia

  • Bagikan
Aceh Tamiang Oranye: 91 Kasus Positif Baru, 6 Meniggal Dunia thumbnail

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Penanganan Pandemi COVID-19 di Aceh Tamiang membaik seminggu terakhir, kini zona oranye setelah sebelumnya masuk zona merah. Sedikitnya 91 orang dinyatakan positif baru, 18 sembuh, dan enam meninggal dunia dalam 24 jam terakhir.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada media di Banda Aceh, Rabu (5/5/2021), mengatakan, peta zonasi risiko daerah merupakan hasil pembobotan skor indikator kinerja penanganan COVID-19 daerah yang dirilis secara mingguan.

Pada minggu lalu, jelas Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu, Satgas Penanganan COVID-19 Nasional merilis data satu kabupaten zona merah di Aceh, yaitu Aceh Tamiang, 14 kabupaten/kota zona oranye, dan tujuh kabupaten/kota lainnya zona kuning.

Zona oranye merupakan zona risiko sedang COVID-19, sementara zona kuning dianggap risiko rendah, ujar SAG.

Rilis terakhir Satgas COVID-19 Nasional berdasarkan analisis data penanganan COVID-19 di Aceh, peta zonasi risiko di Aceh berubah lagi. Berdasarkan analisis kondisi periode 26-30 April 2021, Aceh Tamiang termasuk zona oranye bersama 15 kabupaten/kota lainnya di Aceh.

Sedangkan delapan kabupaten lain merupakan zona kuning, dan umumnya daerah  kawasan Pantai Barat Aceh. Zona kuning di Pantai Barat Aceh tersebut meliputi Kabupaten Aceh Barat, Simeulue, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan Kota Subulussalam.

Sedangkan dua kabupaten yang juga zona kuning itu Aceh Timur, dan Aceh Tenggara. Secara geografis, dua kabupaten ini masuk wilayah timur dan tengah Aceh.

Sedangkan 19 daerah lain di Aceh merupakan  zona oranye, masing-masing Aceh Tamiang, Gayo Lues, Langsa, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, Aceh Jaya, dan Aceh Singkil. Ini daerah risiko sedang peningkatan kasus COVID-19.

“Informasi tentang peta zonasi risiko COVID-19 ini penting diketahui masyarakat untuk menjadi pedoman berperilaku dan berinteraksi sosial. Protokol kesehatan tetap menu wajib dalam massa pandemi ini, dan penerapannya mesti lebih ketat di zona oranye,” ujar SAG.

COVID-19 Aceh

Kemudian, seperti biasa, SAG melaporkan data akumulatif kasus COVID-19 di Aceh, per  5 Mei 2021. Jumlah kasus COVID-19 secara akumulatif telah mencapai 11.482 kasus/orang. Para penyintas, yang sembuh sebanyak  9.811 orang. Pasien masih dirawat 1.212 orang, dan penderita yang meninggal dunia hingga saat ini mencapai 459 orang.

Penambahan data akumulatif tersebut sudah termasuk 91 kasus konfirmasi baru COVID-19 dalam waktu 24 jam terakhir, pasien yang sembuh bertambah 18 orang, dan enam orang dilaporkan meninggal dunia. (b01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *