Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Gawat! Kecamatan Blangkejeren Jadi Zona Merah Penyebaran Covid-19, Begini Status 10 Kecamatan Lain

  • Bagikan
Gawat! Kecamatan Blangkejeren Jadi Zona Merah Penyebaran Covid-19, Begini Status 10 Kecamatan Lain thumbnail

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Kasus warga yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 meningkatkan drastis di Kabupaten Gayo Lues atau Galus sepanjang Januari hingga Mei 2021.

Bahkan jumlah warga yang meninggal dunia akibat terinfeksi Virus Corona sudah mencapai 17 orang di Kabupaten Gayo Lues.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, Rabu (5/5/2021), dari sebelas kecamatan di Galus, Kecamatan Blangkejeren kini sudah ditetapkan sebagai zona merah.

Pasalnya, Blangkejeren dinyatakan sebagai salah satu kecamatan yang paling banyak warganya terinfeksi positif Covid-19.

Sedangkan untuk tiga kecamatan lainnya berstatuskan sebagai daerah yang beresiko sedang yaitu Kecamatan Blangpegayon, Dabun Gelang, dan Rikit Gaib. 

Baca juga: Saat Petugas Curiga, Penyelundup Sabu Ke LP Meulaboh Minta Izin ke Toilet, Lalu Berupaya Lari

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Selesai, eh Malah Muncul Penyakit Otak Misterius di Kanada

Baca juga: Dirlantas Polda Aceh Bagi Sembako untuk Sopir Angkutan Umum di Terminal Batoh

Kemudian tiga kecamatan lagi ditetapkan atau statusnya sebagai daerah yang resiko rendah yakni Kecamatan Terangun, Putri Betung, dan Pining.

Sementara 4 kecamatan sisa lainnya yakni daerah yang resiko terdampak yaitu Kecamatan Kutapanjang, Blangjerango, Pantan Cuaca, dan Tripe Jaya.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan ppencegahan Covid-19 di Galus, dr Safwan Azhari kepada Serambinews.com mengatakan, tingginya kasus warga yang dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona menyebabkan Kecamatan Blangkejeren kini ditetapkan sebagai zona merah.

“Saat ini, kasus Covid-19 kembali meningkat dan bertambah parah, bahkan Kabupaten Galus berada di urutan kedua setelah Banda Aceh di Provinsi Aceh sebagai daerah penyumbang terbesar warganya yang terinfeksi positif Covid-19 akhir-akhir ini,” sebutnya.

Dr Safwan Azhari melanjutkan, untuk saat ini Ruang Pinere di RSUD Muhammad Alikasim Galus sudah penuh dengan pasien rawat terinfeksi positif Covid-19.

Baca juga: Begini Modus Pemuda Ini Selundupkan Sabu ke LP Meulaboh, Diselipkan dalam Snack untuk Buka Puasa

Baca juga: KUR Tanpa Jaminan Naik Jadi Rp 100 Juta, Berlaku Sejak 1 Juli sampai Desember 2021

Baca juga: Begini Alur Rujukan Pasien Covid-19 di RSUD Cut Nyak Dhien, Pasien Wajib Screening di Puskesmas

Untuk itu, imbaunya, kesadaran masyarakat sangat dituntut untuk mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah guna menjaga diri dan keluarga dari paparan Virus Corona.(*)

Penulis: Rasidan

Editor: Saifullah

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *