Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Mantan Aktivis Aceh di Denmark, Wali Nanggroe Perlu Undang Ghazali Abbas Adan untuk Minta Masukan

  • Bagikan
Mantan Aktivis Aceh di Denmark, Wali Nanggroe Perlu Undang Ghazali Abbas Adan untuk Minta Masukan thumbnail

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Mantan tokoh aktivis Aceh di Denmark, yang kini tinggal di Banten, Tramizi Age,  mengatakan keberadaan Wali Nanggroe dihasilkan oleh MoU Helsinki di Finlandia pada 2005 dan UUPA sebagai buah dari perdamaian.

“Mubazir, apanya yang mubazir?, Kalau memang ada penyelewengan anggaran yang dikelola Wali Nanggroe sehingga mengarah pada terjadinya korupsi yang merugikan uang negara, silakan saja Ghazali Abbas melapor ke KPK,  mungkin lebih tepat,” ujar Tarmizi Age di Jakarta,Rabu (5/5/2021) menanggapi pernyataan tokoh Aceh Ghazali Abbas Adan yang menyatakan Lembagaa Wali Nanggroe mubazir anggaran dan tidak bermanfaat untuk kesajahteraan  rakyat Aceh.

Menurut Tarmizi, kalau  sosok Wali Nanggroenya yang tidak sesuai, kan bisa saja diusul untuk ganti yang lain.

Rasanya tidak tepat lembaga Wali Nanggroenya dibubarkan, karena keberada lembaga Wali Nanggroe itu penting.

“Keberada lembaga Wali Nanggroe itu penting di Aceh, untuk menjaga keseimbangan politik dan kepentingan politik antara Aceh – Jakarta,” sebut Tarmizi Age.

Ia menyayangkan  tokoh sekaliber Ghazali Abbas membuat  pernyataan mengkerdilkan lembaga Wali Nanggroe Aceh, bukan malah mendukung,

“Bahkan saya melihat sosok Ghazali Abbas adalah salah seorang yang cocok menjadi calon Wali Nanggroe Aceh ke depan,” kata Tarmizi.

Tarmizi  agar Wali Nanggroe mengundang Ghazali Abbas untuk meminta berbagai masukan agar lembaga tersebut benar-benar terlihat bermanfaat untuk kepentingan Aceh,

“Jangan sampai ada indikasi kepentingan kelompok tertentu di lembaga Wali Nanggroe, karena anggaran yang dipakai adalah milik rakyat bukan milik kelompok, semoga keberadaan Wali Naggroe di Aceh tetap mendapat dukungan semua pihak,” tutupnya.(*)

Baca juga: Persiapan Sebelum Ramadhan Pergi Berganti Syawal, Prof Farid: Akhir Menentukan Menang atau Kalah

Baca juga: dr Siti Nadia Tarmizi MEpid, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Perketat Protokol Kesehatan

Baca juga: VIDEO – Ki Galang Pamungkas si Manusia Baygon Meninggal, Keluarga Sebut Karena Sakit Jantung

Penulis: Fikar W Eda

Editor: Jalimin

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *