Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Pandemi Covid-19 Belum Selesai, eh Malah Muncul Penyakit Otak Misterius di Kanada

  • Bagikan
Pandemi Covid-19 Belum Selesai, eh Malah Muncul Penyakit Otak Misterius di Kanada thumbnail

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK – Dokter di Kanada telah menemukan pasien yang menunjukkan gejala yang mirip dengan penyakit Creutzfeldt-Jakob.

Ini merupakan kondisi fatal langka yang menyerang otak. Namun, saat mereka melihat lebih dekat, apa yang mereka temukan membuat mereka bingung.

Dokter tak mampu menganalisa apa sebetulnya yang memicu penyakit mematikan ini.

BBC melaporkan, hampir dua tahun lalu, Roger Ellis pingsan di rumah karena kejang pada ulang tahun pernikahannya yang ke-40.

Di awal 60-an, Ellis, yang lahir dan dibesarkan di sekitar semenanjung Acadian pedesaan New Brunswick, telah sehat dan menikmati masa pensiunnya setelah puluhan tahun bekerja sebagai mekanik industri.

Putranya, Steve Ellis, mengatakan setelah hari yang menentukan itu kesehatan ayahnya menurun drastis.

Baca juga: Begini Alur Rujukan Pasien Covid-19 di RSUD Cut Nyak Dhien, Pasien Wajib Screening di Puskesmas

Baca juga: Dirlantas Polda Aceh Bagi Sembako untuk Sopir Angkutan Umum di Terminal Batoh

Baca juga: KUR Tanpa Jaminan Naik Jadi Rp 100 Juta, Berlaku Sejak 1 Juli sampai Desember 2021

“Dia mengalami delusi, halusinasi, penurunan berat badan, agresi, ucapan yang berulang-ulang. Pada satu titik dia bahkan tidak bisa berjalan. Jadi dalam kurun waktu tiga bulan kami dibawa ke rumah sakit. Hasilnya mereka memberi tahu kami bahwa mereka yakin ayah saya sedang sekarat – tapi tidak ada yang tahu kenapa,” jelasnya kepada BBC.

Dokter yang merawat Roger Ellis pertama kali mencurigai penyakit Creutzfeldt-Jakob [CJD]. CJD adalah penyakit prion manusia, kelainan otak degeneratif yang fatal dan langka yang melihat pasien datang dengan gejala seperti ingatan yang gagal, perubahan perilaku dan kesulitan dengan koordinasi.

Salah satu kategori yang dikenal luas adalah Varian CJD, yang terkait dengan makan daging yang terkontaminasi yang terinfeksi penyakit sapi gila.

CJD juga termasuk dalam kategori gangguan otak yang lebih luas seperti Alzheimer, Parkinson, dan ALS, di mana protein dalam sistem saraf menjadi salah lipatan dan teragregasi.

Editor: Said Kamaruzzaman

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *