Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Pemko Banda Aceh Kembali Buka Pendaftaran BPUM

  • Bagikan
Pemko Banda Aceh Kembali Buka Pendaftaran BPUM thumbnail

BANDA ACEH – Pemko Banda Aceh kembali membuka pendaftaran Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) tahap II berupa bantuan modal kerja kepada pelaku usaha mikro di Banda Aceh, selama masa pandemi Covid-19 sebesar Rp1,2 Juta.

Bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM itu, merupakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sudah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020, penerima bantuan adalah seluruh pelaku usaha mikro yang terdampak Covid-19 dengan nilai bantuan sebesar Rp 1.200.000.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Banda Aceh, M Nurdin SSos mengatakan, bantuan tersebut untuk membantu usaha mikro dan melanjutkan usaha di tengah kondisi pandemi Covid-19. “Penerima bantuan ini untuk pelaku usaha yang memiliki kegiatan usaha mikro seperti pedagang pasar, PKL, industri rumah tangga, usaha rumah tangga dan lain-lain yang terdampak Covid-19 dan tidak terakses kredit KUR,” katanya.

Dijelaskan, bantuan tersebut telah dibuka secara online dan offline sampai pada tanggal 25 Mei 2021, untuk pendaftaran online pada link: bit.ly/bpumbna2021, pendaftaran dapat dilakukan dengan smartphone atau komputer. Juga bisa dilakukan pendaftaran secara offline dengan mendaftarkan langsung di Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banda Aceh yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta, sebelah RSU Meuraxa Banda Aceh.

“Untuk pendaftaran offline masyarakat cukup membawa bahan pendaftaran yaitu mengisi formulir BPUM, foto copy KTP, foto copy KK, foto copy Nomor Induk Usaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dan foto diri bersama aktifitas usaha, kemudian persyaratan tersebut dimasukkan ke dalam map biru yang diserahkan kepada petugas pendaftaran BPUM di Diskopukmdag setiap  hari kerja mulai dari pukul 09.00 sampai dengan 15.00 WIB,” rinci Nurdin.

Diterangkan, untuk memperoleh bantuan tersebut pelaku usaha harus memenuhi beberapa syarat yang sudah ditentukan. “Syaratnya adalah pelaku usaha mikro yang merupakan warga Kota Banda Aceh yang dibuktikan dengan KK dan KTP elektronik,  memiliki Usaha yang masuk kategori usaha mikro dengan mengupload  foto tempat/aktivitas  usaha, memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU),” jelas Nurdin.

Kemudian, pelaku usaha  tidak berprofesi sebagai Anggota TNI/POLRI, ASN, Karyawan BUMN/BUMD dan tidak sedang menerima kredit pembiayaan KUR serta wajib memiliki nomor kontak/HP yang aktif yang dapat dihubungi.

Jika sudah melakukan pendaftaran, data yang sudah diterima selanjutnya akan diusulkan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh kepada Menteri Koperasi dan UKM RI melalui Dinas Koperasi dan UKM Aceh sebagai pengusul Provinsi sebagai Calon Penerima Bantuan Modal Kerja Pelaku Usaha Mikro (BPUM) dari Kota Banda Aceh. Proses pendaftaran tidak dipungut biaya apapun.(mun)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *