Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Mudik Lokal Dilarang, Anggota DPRA Tarmizi SP: Masyarakat Dua Kali Kecewa

  • Bagikan
Mudik Lokal Dilarang, Anggota DPRA Tarmizi SP: Masyarakat Dua Kali Kecewa thumbnail

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh, Tarmizi SP menyorot penyekatan jalan atau larangan mudik lokal yang terjadi di Aceh.

Hal itu terjadi, menurutnya karena Pemerintah Aceh tidak mengeluarkan surat edaran atau aturan tentang larangan mudik menyesuaikan dengan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

Seharusnya Pemerintah Aceh setelah duduk sesama Forkopimda umumkan kepada masyarakat dengan sangat detail sampai masyarakat betul-betul paham tentang aturan larangan mudik. 

“Jangan cara diam seperti itu, dua kali kecewa masyarakat. Kecewa tidak ada aturan yang jelas, kecewa tidak bisa mudik padahal sudah di jalan,” kata Tarmizi kepada Serambinews.com, Sabtu (8/5/2021).

Tarmizi menjelaskan, seharusnya Pemerintah Aceh mengeluarkan aturan jelas dan tegas, boleh mudik atau tidak. “Jika tidak apakah ada pengecualian. Misalnya untuk mobil pribadi boleh dengan syarat harus ada rapid antigen, rapid antigen didapatkan sendiri atau disediakan gratis di posko-posko penjagaan di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan yang diambil Dirlantas Polda Aceh hanya menjalankan perintah regulasi pemerintah pusat yaitu Permenhub Nomor 13 Tahun 2021.

Baca juga: Pengamat Tanggapi WN China Masuk RI di Tengah Larangan Mudik: Persepsi Seolah Pemerintah Membebaskan

Baca juga: Sama-sama Terjaring di Pos Penyekatan, Ibu Dewan Lolos, Guru yang Hendak Ngajar Harus Putar Balik

Sedangkan Pemerintah Aceh hanya surat edaran Dinas Perhubungan Aceh yang melarang mobil penumpang, tidak melarang mobil pribadi.

“Faktanya di lapangan mobil pribadi juga dilarang. Dengan kurangnya sosialisasi dan informasi telah menyebabkan kerumunan yang luar biasa di posko-posko pengamanan di jalan raya,” tambah politikus Partai Aceh ini. 

“Semua mobil disuruh putar balik, sungguh sayang sekali masyarakat karena sebelumnya tidak tau informasi,” tambah putra asal Aceh Barat ini.

Penulis: Masrizal Bin Zairi

Editor: Taufik Hidayat

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *