Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Bupati Aceh Singkil Ingatkan Larangan Terima Gratifikasi Lebaran

  • Bagikan
Bupati Aceh Singkil Ingatkan Larangan Terima Gratifikasi Lebaran thumbnail

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid ingatkan pejabat di wilayahnya tidak terima gratifikasi dalam bentuk apapun saat lebaran. 

Pegawai negeri dan penyelenggaran negara sebutnya, wajib menjadi teladan baik bagi masyarakat dengan tidak melakukan permintaan, pemberian dan penerimaan gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan. 

Bila menerima gratifikasi wajib melaporkan kepada KPK dalam jangka waktu 30 hari kerja. 

“Permintaan hadiah sebagai tunjangan hari raya atau dengan sebutan lain oleh PNS atau penyelenggara negara merupakan perbuatan yang dilarang dan dapat berimplikasi pada tindak pidana korupsi,” kata Bupati.

Baca juga: Ustadz Ahmad Izzudin Aslam Jadi Khatib Idul Fitri di Masjid Agung Nurul Makmur Aceh Singkil

Khusus terhadap penerimaan gratifikasi berupa bingkisan makanan mudah rusak atau kadaluarsa dapat disalurkan sebagai bantuan sosial.

Dengan tetap melaporkan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi di Inspektorat Aceh Singkil. 

Selanjutnya Bupati juga melarang penggunaan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi. 

Baca juga: Profil Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat yang Ditangkap KPK, Punya Deretan Posisi di Perusahaan

Terkait pelaksanaan hari raya Idul Fitri, Dulmusrid meminta digelar penuh khidmat dan tidak berlebihan. 

Hal itu tertuang dalam surat edaran bupati Aceh Singkil Dulmusrid tentang larangan gratifikasi di lingkung Pemkab setempat. 

Surat edaran tersebut mengacu pada Perbup Aceh Singkil Nomor 15 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Kabupaten Aceh Singkil dan Surat Edaran Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.(*)

Baca juga: Gadis Cantik Dibakar Pacar Meninggal, Ayah: Saya Tertipu, Lelaki Mendekati Anak Saya Berhati Iblis

Penulis: Dede Rosadi

Editor: Muhammad Hadi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *