Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Bertambah 15 Orang Warga Bireuen Positif Covid-19

  • Bagikan
Bertambah 15 Orang Warga Bireuen Positif Covid-19 thumbnail

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Jumlah warga Bireuen yang dinyatakan positif Covid-19 terus bertambah mencapai 15 orang lagi yang positif covid-19. 

Dengan penambahan tersebut maka jumlah warga Bireuen yang positif Covid-19 sebagian sedang menjalani perawatan dan isolasi mandiri mencapai 161 orang, secara keseluruhan tercatat sebanyak  629 orang.

Kadiskes Bireuen, dr Irwan A Gani kepada Serambinews.com, Jumat (14/05/2021) malam mengatakan, dua hari terakhir ada penambahan 15 orang.

Dari 15 orang, katanya, tiga orang sedang dirawat di RSUZA Banda Aceh, tiga orang di RS Jeumpa Hospital dan satu orang sedang menjalani perawatan di RS Telaga Bunda. 

Selain itu, ada delapan orang lainnya yang suspek Covid-19 sedang menjalani perawatan di ruang Pinere RSUD dr Fauziah Bireuen. 

Sementara itu, jumlah  warga Bireuen yang sedang isolasi mandiri karena CVovid-19 tercatat 60 orang di bawah koordinasi dan pemantauan tim medis dan ada 17 orang lainnya juga dalam pengawasan.

Baca juga: Masuk ke Aceh Wajib Bawa Surat Swab Antigen, Berlaku Mulai 18 Mei 2021

Baca juga: Tak Terima Ditegur Orangtua Pacaran di Kamar, Remaja Ini Nekat Bunuh Diri, Merasa Tak Direstui

Baca juga: Gubernur Aceh Nova Iriansyah Kirim Surat Khusus untuk Empat Bupati/Wali Kota, Isinya soal Covid-19

Baca juga: Kisah Mahasiswa Negara Afrika Memilih Kuliah ke Aceh dan Takjub Melihat Banyaknya Masjid

Melihat angka penambahan yang setiap hari ada warga Bireuen yang positif Covid-19 Kadiskes mengharapkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

“Selama dua hari terakhir sudah bertambah 15 orang lagi, kami mengharapkan siapa saja untuk mematuhi protokol kesehatan, terutama sekali pada pemakaian masker, pandemi covid-19 belum berakhir,” ujarnya.

Hasil pantauan tim medis diseluruh Puskesmas dan laporan tim lainnya, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap penggunaan masker semakin berkurang, kemudian ajakan menjaga jarak juga kurang mendapat sambutan dari masyarakat.

“Tim medis khawatir terjadi penambahan kasus covid-19 yang signifikan dan mengkhawatirkan semua pihak,” ujarnya.(*)

Penulis: Yusmandin Idris

Editor: Taufik Hidayat

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *