Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Pemuda Muhammadiyah Kecam Kekejaman Israel, Ajak Warga Boikot Produk Yahudi

  • Bagikan
Pemuda Muhammadiyah Kecam Kekejaman Israel, Ajak Warga Boikot Produk Yahudi thumbnail

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Kehadiran Israel ke Palestina disebabkan perebutan kekuasaan nazi pada masa kekuasaan Jerman di bawah Adolf Hitler.

Warga Yahudi yang bersebrangan politik dengan pemerintah Hitler dikejar dibunuh dan diusir dari Jerman kala itu.

Sebagian dari warga Yahudi yang lari mencari keselamatan dari pembantain pada masa itu lari ke Palestina untuk mencari belas kasihan sebagai tempat berlindung yang bersifat sementara.

Warga Palestina pada masa itu menerima kehadiran mereka dengan dalih kemanusiaan.

Ternyata sudah sekian lama warga Yahudi tersebut tidak lagi kembali ke Jerman dan hingga berkembang di Palestina.

Sehingga sekian puluh tahun mereka medeklarasikan diri menjadi semua negara yang diberinama Israel.

Dengan dukungan negara Amerika, Israel menjelma menjadi sebuah negara yang kuat dan terus memperluas wilayah sampai saat ini banyak yang tidak tahu kalau mereka menduduki tanah Palestina sesungguhnya mereka adalah pendatang.

Baca juga: Selamatkan Masjidil Aqsa dari Serangan Zionis Yahudi, HMI Lhokseumawe Serukan Baca Qunut Nazilah

Baca juga: Serangan Israel Berlanjut, Erdogan Intensifkan Diplomasi untuk Selamatkan Palestina

Baca juga: Serangan Israel ke Permukiman Sipil Renggut Nyawa 34 Anak, Satu di Antaranya Bayi Berusia 5 Bulan

Tokoh Pemuda Muhammadiyah Lhokseumawe yang juga sebagai Ketua Hukum dan Ham, Abdul Gani Haitamy meminta dewan keamanan PBB jangan terus menerus didikte oleh Amerika.

“Tunjukan PBB adalah badan Internasional yang berintegritas kami memita kepada semua negara Islam menyatu untuk memgutuk tindakan terkutuk Israel terhadap rakyat Palestina,” tegas Abdul Gani Haimtamy, kepada Serambinews.com, Sabtu (15/5/2021).

Penulis: Zaki Mubarak

Editor: Taufik Hidayat

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *