Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Berharap IOM dan UNHCR Segera Tangani Rohingya di Pulau Idaman

  • Bagikan
Berharap IOM dan UNHCR Segera Tangani Rohingya di Pulau Idaman thumbnail

* Pemkab Aceh Timur Sudah Vaksin Semua Imigran

“Harapan kita, kedua lembaga yang menangani pengungsi (IOM dan UNHCR-red), segera memberi penanganan lanjutan terhadap pengungsi Rohingya yang terdampar di Pulau Idaman, sehingga tak menimbulkan dampak sosial bagi warga setempat,” pinta Syahrizal saat ditemui Serambi, di lokasi pengungsi tersebut terdampar, Sabtu (5/6/2021).

Pemkab Aceh Timur melalui petugas dinas kesehatan (dinkes) setempat, sejak Jumat (4/6/2021) malam, sudah melakukan pemeriksaan rapid test antigen terhadap 81warga Rohingya yang terdampar di Pulau Idaman, Gampong Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur.  Menurut penerjemah dari IOM, Abu Ahmad, semua warga Rohingya tersebut terdaftar sebagai pengungsi di kamp pengungsian Bangladesh. 

Kadis Kesehatan Aceh Timur, Sahminan, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test antigen, semua warga Rohingya tersebut negatif Covid-19. Selain dirapid test, menurutnya, etnis muslim yang terdampar di Pulau Idaman, pada Jumat (4/6/2021), juga disuntik vaksin. Pengungsi Rohingya yang divaksin, sebut Sahminan, sekitar 70 orang karena berusia di atas 18 tahun. Sedangkan sisanya anak-anak atau masih di bawah 18 tahun. 

Terpisah, Asisten l Setdakab Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, meminta IOM dan UNHCR agar segera memberikan penanganan lebih lanjut terhadap warga Rohingya, tersebut. “Harapan kita, kedua lembaga yang menangani pengungsi (IOM dan UNHCR-red), segera memberi penanganan lanjutan terhadap pengungsi Rohingya yang terdampar di Pulau Idaman, sehingga tak menimbulkan dampak sosial bagi warga setempat,” pinta Syahrizal saat ditemui Serambi, di lokasi pengungsi tersebut terdampar, Sabtu (5/6/2021).

Pemkab Aceh Timur, lanjut Syahrizal, sudah memberikan bantuan kemanusiaan bersifat darurat untuk warga Rohingya tersebut. Bantuan itu, sebutnya, antara lain menyediakan logistik dan kebutuhan dasar lainnya, termasuk mendirikan tenda untuk tempat mereka bermalam di Pulau Idaman, Gampong Kuala Simpang Ulim.

“Pemkab melalui dinkes setempat juga memeriksa kesehatan, memberikan vitamin, serta melakukan pemeriksaan rapid test antigen dan penyuntikan vaksin terhadap mereka. Hasil rapid test antigen, semua pengungsi tersebut nonreaktif Covid-19,” jelas Syahrizal.

Keuchik Kuala Simpang Ulim, Idris, juga berharap pemerintah dan organisasi yang menangani Rohingya agar segera mengevakuasi para imigran tersebut dari Pulau Idaman dan ditampung di tempat dengan fasilitas yang layak. “Kami tidak sanggup melayani mereka. Seperti air bersih, selama ini kami bantu sekedar saja hanya untuk masak. Tapi, mereka juga butuh air untuk mandi,” ungkap Idris

Koordinator Humanitarian Yayasan Geutanyo, Nasrudin, mengatakan, kehadiran pihaknya di lokasi tersebut bekerja sama dengan organisasi lain untuk membantu pemerintah menangani para pengungsi Rohingya. (c49)

video pilihan

Sepasang Pengantin Baru di Gandapura Tewas di Atas Ranjang, Mertua Sempat Dengar Suara Rintihan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *