Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Dua Warkop dan Usaha Bakso di Aceh Besar Disegel

  • Bagikan
Dua Warkop dan Usaha Bakso di Aceh Besar Disegel thumbnail

JANTHO – Dua warung kopi (warkop) dan satu usaha makanan bakso di Aceh Besar disegel petugas gabungan yang mengencarkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu (5/6/2021) malam.

Dua warkop yang disegel petugas tersebut, yakni JD Kupi dan Aulia Kupi. Kedua warkop tersebut berada di pinggir Jalan Banda Aceh-Medan, Simpang Tumbo, Gampong Samahani, Kecamatan Kuta Malaka,

Lalu, satu tempat lainnya yang ikut disegel, yaitu, usaha makanan Bakso Doyok yang juga berada di pinggir Jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Reuhat Tuha, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Riki Kurniawan SIK MH, melalui Kabag Ops Kompol Yusuf Hariadi SH MSi, Minggu (6/6/2021) mengatakan, pelaksanaan KRYD terhadap warkop dan usaha lain yang melanggar Protokol Kesehatan (Protkes) di wilayah Hukum Polres Aceh Besar tersebut melibatkan personel Polres Aceh Besar. 

Di samping itu ikut melibatkan personel TNI, Dishub, para Kapolsek Jajaran Polres Aceh Besar dan satu regu 1 dan 3 perwira pengendali (Pedal) Posko KRYD Aneuk Galong, serta petugas Satpol PP dan WH Aceh Besar.

Kabag Ops Polres Aceh Besar ini menerangkan dasar penyegelan dua warkop dan satu usaha bakso tersebut menindaklanjuti Pergub Aceh Nomor 51 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Penanganan Covid-19, Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di Aceh.

Lalu Instruksi Gubernur Aceh Nomor 07/Instr/2021 tanggal 20 Mei 2021 Tentang Pembatasan Jam Operasional untuk Warung Kopi/Cafee, Swalayan, Pusat Perbelanjaan/Mall dan sejenisnya sampai Pukul 22.00 WIB.

Di samping itu Surat Telegram Kapolda Aceh Nomor: STR 167/IX/OPS.2/2020 tanggal 15 September 2020 perihal pelaksanaan ops yustisi pendisiplinan protokol kesehatan guna pencegahan Covid-19.

Lalu menindaklanjuti Perbup Nomor 24 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Aceh Besar.

Pelaksanaan tugas yang melibatkan tim gabungan tersebut juga mengacu pada Surat Perintah Kapolres Aceh Besar Nomor: Sprin/443/V/OPS.1.1./2021 tgl 17 Mei 2021 tentang Pelaksana Tugas dan Tanggung Jawab dalam KRYD tahun 2021 di Wilayah Hukum Polres Aceh Besar.

“Perlu dipahami oleh masyarakat, kegiatan ini dilaksanakan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 yang belum mereda, terutama di warkop Serta tempat berkerumun masyarakat lainnya,” sebutnya.

Kabag Ops Polres Aceh Besar inipun menegaskan apa yang dilakukan petugas gabungan seta merta untuk kesehatan dan keselamatan banyak orang. Karena itu, masyarakat diminta patuh terhadap protkes. Karena kalau tidak patuh dikhawtirkan kondisi pandemi ini tidak akan mereda. “Ini demi mengantisipasi timbulnya kluster-kluster covid baru penyebaran virus corona di Wilayah Hukum Polres Aceh Besar,” pungkas kompol Yusuf.(mir)

video pilihan

Viral Video Sepasang Kekasih Bercumbu di Tengah Kebun Teh Kemuning, Pelaku Diburu Polisi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *