Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Lansia di Aceh jalani vaksinasi karena ingin sehat

  • Bagikan
Lansia di Aceh jalani vaksinasi karena ingin sehat thumbnail

Banda Aceh (ANTARA) – Warga lanjut usia (lansia) asal Aceh Besar mengikuti vaksinasi karena ingin sehat serta keyakinan dan kepercayaannya terhadap upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19. 

“Saya ikuti ketentuan pemerintah, apa yang dianjurkan kita turuti, ini juga untuk kesehatan kita,” kata salah seorang lansia usai mengikuti vaksin Anwar Silitonga (65), di Banda Aceh, Senin.

Anwar merupakan salah seorang lansia yang menetap di Gampong (Desa) Neuheun Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Ia mengikuti vaksinasi di SMP 9 Kota Banda Aceh setelah mendapatkan informasi dan ajakan ikut vaksin dari petugas kepolisian setempat.

“Ditawarkan apakah mau ikut vaksin, dan kebetulan gratis, tadi pagi saya datang ke Polsek, semua sudah berkumpul di sana, dan kita dinaikan bus untuk dibawa ke lokasi suntik vaksin ini,” ujarnya.

Anwar menyampaikan, setelah sampai di lokasi tidak merasa takut atau khawatir akan disuntik vaksin tersebut, apalagi prosesnya juga melalui pemeriksaan dan wawancara terkait kesehatan. 

Meski darahnya tinggi saat di tensi, namun Anwar tetap menjalani vaksinasi karena masih dibolehkan oleh dokter yang melakukan pemeriksaan, sehingga ia tidak merasa khawatir.

“Tensi darah tinggi tapi masih dapat divaksin. Kalau takut tidak ya, kan kita ingin sehat, tapi tadi saya hanya bilang jangan dalam-dalam sekali suntiknya,” kata Anwar.

Setelah divaksin, Anwar mengaku tidak merasakan efek samping apapun, ia merasa kondisi fisiknya masih tetap sama dengan sebelum divaksin. 

“Alhamdulillah sudah berjalan hampir 20 menit ini tidak terasa efek apa-apa, masih aman-aman saja,” ujarnya. 

Mengenai kabar tentang adanya efek samping setelah divaksin, Anwar tak mau ambil pusing, karena menurutnya pemerintah sudah lebih mengetahui tentang virus ini, karenanya ia yakin dan tetap mau divaksin. 

Anwar menegaskan, selaku masyarakat biasa dirinya tidak bisa mengambil kesimpulan tentang vaksinasi tersebut, selain mengikuti ketentuan pemerintah. 

“Kalau diminta jaga jarak, ya kita jaga jarak, kan untuk kita sendiri, jadi apa yang dianjurkan kita turuti, karena pemerintah yang lebih tahu bagaimana COVID-19 ini,” katanya. 

Dalam kesempatan ini, Anwar juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memfasilitasi vaksinasi, dan ia berharap permasalahan COVID-19 ini benar-benar serius ditangani.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *