Menu
Apapun yang terjadi di Aceh, Anda yang pertama baca beritanya.

Dinas Pendidikan Gayo Lues Kumpulkan Kontraktor dan Pengawas, Ini Tujuannya

  • Bagikan

BLANGKEJEREN – Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues mengumpulkan semua kontraktor dan pengawas yang memenangkan tender paket pembangunan/rehabilitasi gedung dan pengadaan perlengkapan sekolah tahun 2021. Salah satu tujuannya supaya masing-masing pihak mengetahui tugas dan fungsinya.

Kasimuddin, S.T., M.P., Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Kamis, 29 Juli 2021, di hadapan kontraktor dan pengawas mengatakan pekerjaan di Dinas Pendidikan sudah pasti akan diawasi banyak orang. Selain masyarakat sekitar, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), para wartawan juga akan melakukan kontrol sosial.

Saling Sapa App

“Jangan pernah kontraktor berpikir ketika pekerjaan itu jauh dari pusat kota tidak ada yang mengawasi. Kami berharap agar kontraktor bekerja sesuai kontrak dan tepat waktu,” katanya dalam acara rapat prakontrak (pre-contrack meeting) di Aula Dinas Pendidikan Gayo Lues.

Kadis Pendidikan juga meminta kepada wartawan agar mempublikasikan ketika menemukan pekerjaan ada yang tidak sesuai kontrak, sehingga menjadi pelajaran bagi kontraktor yang lain hingga semua pekerjaan berkualitas.

“Silakan naikan ke media jika ada temuan rekan-rekan wartawan di lapangan, kami tidak akan menutup-nutupinya,” jelas Kasimudin.

Sementara kepada kontraktor, Kasimudin mengatakan setelah pekerjaan selesai tidak langsung dibayar uangnya seratus persen, tetapi harus melalui proses menyiapkan administrasi, pengajuan, dan tahapan-tahapan lainnya yang masih menjadi tanggung jawab rekanan.

Khairul Patha, S.T., Kabid Sarana dan Prasarana didampingi dua PPTK dan satu orang dari Inspektorat, mengatakan tujuan dari rapat prakontrak ini supaya masing-masing mengetahui tugas dan fungsinya, mengetahui apa saja yang menjadi tanggung jawab kontraktor, pengawas, dan tugas pejabat di dinas.

“Sekarang proses lelang sudah dilaksanakan, jadi yang hadir disini merupakan pelaksana dan pengawas. Khusus kepada rekanan, jadi ke depan masih ada tahapan-tahapan lagi, seperti periode kontrak, periode pelaksanaan, periode konstruksi, periode pemeliharaan, dan yang lainnya,” katanya.

Khairul Patha menegaskan tidak akan ada adendum penambahan waktu dalam pelaksaan proyek tahun 2021 ini, dan Dinas Pendidikan juga tidak akan memberikan dispensasi dalam pengerjaan proyek.[]

Saling Sapa App
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *