Persiraja Target Keluar Dari Zona Degradasi Di Putaran Dua Liga 1 thumbnail

Persiraja Target Keluar Dari Zona Degradasi Di Putaran Dua Liga 1

Diposting pada

Banda Aceh (ANTARA) – Persiraja Banda Aceh menargetkan keluar dari zona degradasi pada putaran kedua kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2021/2022.

Manajer Persiraja Sudarman di Banda Aceh, Senin, mengatakan untuk memenuhi target tersebut Persiraja wajib mendapat poin maksimal di setiap laga yang dilakoni.

“Pada putaran kedua ini, kami targetkan mendapat poin maksimal di setiap laga untuk bisa keluar dari zona degradasi, sehingga Persiraja tetap bertahan di kompetisi Liga 1,” kata Sudarman.

Sudarman mengatakan setiap pertandingan adalah partai final. Dirinya juga yakin dan optimis Persiraja mampu keluar dari zona degradasi setelah melihat komposisi pemain di putaran kedua tersebut.

Menurut Sudarman, pemain Persiraja di semua lini sudah merata. Apalagi Persiraja mendatangkan 16 pemain baru dan melepas 10 pemain lama untuk bersaing di putaran kedua Liga 1 musim 2021/2022.

Untuk menghadapi pertandingan awal putaran kedua, kata Sudarman, Persiraja berangkat lebih awal ke Bali. Di Bali, Persiraja akan menghadapi PSS Sleman di Stadion Ngurah Rai pada 7 Januari mendatang.

“Senin ini, tim sudah berangkat ke Bali setelah sepekan berada di Banda Aceh. Beberapa pemain baru langsung bergabung dengan tim di Bali. Para pemain sudah sangat siap bermain di putaran kedua,” kata Sudarman.

Sebelumnya, Presiden Persiraja Nazaruddin Dek Gam mengatakan pihaknya mendatangkan pelatih asal Brazil untuk menukangi pemain pada putaran kedua mendatang.

“Pelatih yang kami rekrut Sergio Alexandre, berlisensi Pro. Kami yakin dan percaya Sergio Alexandre mampu membuat Persiraja bertahan di Liga 1,” kata Nazaruddin Dek Gam.

Sebelum menangani Persiraja, Sergio Alexandre pernah berkiprah di Asia Tenggara. Pelatih asal Brazil ini menjadi pelatih klub Liga Thailand Suphanburi FC.

“Kami optimis Persiraja akan bertahan di Liga 1. Kehadiran pelatih 54 tahun tersebut memberi harapan baru bagi Laskar Rencong di paruh kedua Liga 1 musim 2021/2022,” kata Nazaruddin Dek Gam.

Sebelum Sergio Alexandre, Persiraja dilatih Hendri Susilo. Namun, kebersamaan Persiraja dengan Hendri Susilo berhenti setelah klub tersebut kalah atas Madura United 1-2 di pekan ke-9 Liga 1 Indonesia musim 2021/2022.

Hendri Susilo menangani Persiraja sejak 2019 di Liga 2 hingga laga terakhir di Liga 1. Pelatih asal Sumatera Barat itu sudah menangani Persiraja di 39 laga dengan total 18 kemenangan, lima kali imbang dan 16 kali kalah. Tujuh kekalahan didapat pada Liga 1 musim 2021/2022.

Sebagai pengganti Hendri Susilo, Persiraja menunjuk Akhyar Ilyas sebagai karteker hingga klub tersebut mendatangkan Sergio Alexandre, pelatih berlisensi Pro asal Brazil. 

Persiraja saat ini berada di dasar klasemen sementara Liga 1 2021/2022. Dari 17 pertandingan di putaran pertama, Persiraja hanya mampu mengoleksi enam poin.