Bupati Aceh Utara Tetapkan Tanggap Darurat Banjir thumbnail

Bupati Aceh Utara Tetapkan Tanggap Darurat Banjir

Diposting pada

LHOKSUKON – Bupati Aceh Utara menetapkan status tanggap daturat bencana setelah sejumlah kecamatan di kabupaten itu diterjang banjir sejak 1 Januari 2022.

Penetapan status tanggap darurat penanganan bencana alam banjir itu berdasarkan keputusan Bupati Aceh Utara Nomor: 360/1/2022, tanggal 2 Januari 2022, diteken Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib.

Dalam surat itu disebutkan bahwa pada Ahad, 2 Januari 2022, pukul 07.00 WIB, telah terjadi bencana alam banjir di beberapa kecamatan dalam wilayah Aceh Utara akibat curah hujan tinggi sejak 31 Desember 2022. Sehingga meluapnya air Sungai/Krueng Keureuto, Krueng Peuto, Krueng Pirak, Kreung Jambo Aye dan Kreung Pase di Aceh Utara.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara pada 2 Januari 2022, banjir telah menyebabkan korban jiwa, kerusakan berbagai sarana dan prasarana, infrastruktur, daerah aliran sungai, rusaknya tanggul sungai, lahan pertanian, perkebunan dan daerah permukiman penduduk tidak dapat difungsikan lagi. Sebagian penduduk telah menempati tempat-tempat penggungsian dan sudah terganggunya unsur kehidupan dan penghidupan.

Dengan mempertimbangkan pernyataan bencana Nomor: 360/2/2022 dan sesuai ketentuan Pasal 23 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, bupati menilai perlu menetapkan status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Alam Banjir di Kabupaten Aceh Utara.

“Menetapkan status tanggap darurat penanganan bencana alam banjir di Aceh Utara dengan masa sebagaimana dimaksud pada diktum kesatu berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 Januari sampai 15 Januari 2022,” bunyi surat keputusan Bupati Aceh Utara itu.

Menurut bupati, masa status tanggap darurat bencana alam banjir sebagaimana dimaksud pada diktum kedua, dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai kebutuhan pelaksanaan penanganan darurat bencana di lapangan.[]