Bupati Tetapkan Masa Tanggap Darurat di Aceh Timur thumbnail

Bupati Tetapkan Masa Tanggap Darurat di Aceh Timur

Diposting pada

Beranda Lingkungan Bupati Tetapkan Masa Tanggap Darurat di Aceh Timur

5 Januari 2022

SatuAcehNews | Aceh Timur – Banjir yang masih menggenangi beberapa kecamatan,  Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah menetapkan masa status tanggap darurat untuk menyikapi penanganan banjir di wilayahnya.

Melalui surat keputusan nomor 360/671/2021, Bupati setempat menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari, terhitung mulai 31 Desember 2021 hingga 13 Januari 2022.

Banjir yang terjadi pada sejak kamis lalu (30/12) masih menggenangi beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Pantauan BPBD setempat pada hari ini, selasa (4/1), pukul 12.30 WIB, sejumlah warga mengungsi ke tempat aman.

Kepala pelaksana BPBD Aceh Timur, Ashadi, SE, MM menyebutkan dalam laporan harian perkembangan banjir dan tanah longsor Kabupaten Aceh Timur setidaknya 17 Kecamatan terdampak banjir.

Kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Birem Bayeun, Indra Makmur, Sungai Raya, Idi Tunong, Rantau Selamat, Peureulak Timur, Ranto Peureulak, Julok, Nurussalam, Darul Falah dan Banda Alam, Pante Bidari, Peureulak Barat, Simpang Ulim, Peunaron, dan Kecamatan Peureulak.

Tinggi muka air di beberapa kecamatan kembali naik. Paling tinggi terdapat di Desa Buket Selemak, dan Merbau Dua Kecamatan Birem Bayeun dan Desa Blang Ni Kecamatan Simpang ulim air mencapai 30-100 cm.

Pihaknya telah menyiagakan personel dan perahu untuk evakuasi warga, catatan BPBD setempat menyebutkan sebanyak 4.194 KK dan 14.687 merasakan dampak akibat banjir tahun ini, dan 5.358 jiwa atau 1.629 KK diantaranta terpaksa mengungsi.

Korban Banjir Aceh Timur Banjir juga mengakibatkan 2 warga meninggal dunia, atas nama Fajri (8) dari desa Snb Buya Kecamatan Idi Tunong, dan satu lagi atas nama M. Ficki Raihan(13) dari desa Berandang Kecamatan Ranto Peureulak. kedua nya anak-anak.

Selain korban jiwa, banjir parah tahun ini juga mengakibatkan longsor di beberapa lokasi diantaranya di desa alur sentang kecamatan, longsoran tanah mencapai 4 meter lebih, di desa buket seulemak jalan tertimbun longsor mencapai 7 meter, sementara didesa alu mirah, kecamatan indra Makmur 1 unit jembatan penghubung antar desa kecamatan dilaporkan rusak berat, hal serupa juga terjadi di kecamatan idi tunong tepatnya didesa alue lhok.

‘Kami masih menyiagakan sejumlah personil di lokasi bencana, dibantu personil dari TNI dan Polri, namun kita kekurangan perahu karet untuk mengevakuasi warga. Apalagi banjir terjadi dihampir seluruh kecamatan yang ada di Aceh Timur, dan saat ini kami juga terus melakukan pendataan kerusakan-kerusakan yang diakibatkan oleh banjir,” sebut mantan Kepala Dispora tersebut.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga. Prakiraan cuaca pada esok hingga lusa (05/01/2022) beberapa kecamatan di wilayah Aceh Timur berpeluang hujan dengan intensitas ringan-sedang dan hujan petir, tutup Ashadi.

Masa tanggap darurat selama 14 hari, terhitung mulai 31 Desember 2021 hingga 13 Januari 2022. (YFH)

Pembaca: