Hilangkan Barang Bukti, Pelaku Jambret di Aceh Tamiang Bakar Tas Korban dan Isi di Dalamnya thumbnail

Hilangkan Barang Bukti, Pelaku Jambret di Aceh Tamiang Bakar Tas Korban dan Isi di Dalamnya

Diposting pada

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – SA alias Dimas (23) yang diduga sebagai pelaku tunggal penjambretan terhadap ibu muda di Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang berhasil diringkus polisi, Selasa (4/1/2022) malam.

Tersangka yang merupakan penduduk Dusun Pancamulia, Kampung Sukaramai II, Seruway, Aceh Tamiang diciduk saat sedang berkumpul bersama teman-temannya di sebuah gubuk yang tak jauh dari kediamannya.

Kapolsek Seruway Ipda Hufiza Fahmi menjelaskan penangkapan ini berkaitan dengan kasus penjambretan yang dialami seorang ibu rumah tangga di jalan umum Pantaibali, Seruway pada 29 Desember 2021.

Ketika itu, korban Juraidah yang sedang dibonceng sepeda motor sembari menggendong anaknya dipepet pelaku.

Dalam sekali aksi, pelaku merampas tas korban dan langsung lari melarikan diri dengan sepeda motor.

“Kejadiannya sekitar jam 22.30 WIB, jadi setelah mengawasi korban, pelaku langsung mengejar dan merampas tas korban,” kata Fahmi, Rabu (5/1/2022).

Baca juga: Wanita Muda Buat Laporan Palsu Jadi Korban Jambret, Ternyata Gelapkan Uang Perusahaan Puluhan Juta

Berdasarkan laporan korban, tas tersebut berisi ponsel, uang tunai Rp 500 ribu dan sejumlah dokumen administrasi.

Namun dalam penangkapan ini, seluruh barang tersebut tidak ditemukan karena sudah dibakar.

“Selain uang, tas dan isinya dibakar untuk menghilangkan barang bukti,” ucapnya.

Selanjutnya dengan disaksikan perangkat kampung, tersangka diarahkan ke rumahnya untuk dilakukan penggeledahan.

Baca juga: Kapolda Pimpin Sertijab Empat Pejabat Polda Aceh

Dari dalam rumah itu ditemukan satu unit Yamaha Vixion putih dan switer biru bercampur krim yang digunakan tersangka saat beraksi.

Fahmi menambahkan kasus ini menjadi atensi serius pihaknya karena aksi pelaku sangat rentan menyebabkan korban mengalami cedera fatal.

Penyidik pun disebutnya terus mendalami pemeriksaan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan tersangka pada kejahatan serupa di tempat lain. (*)

Baca juga: Terobos Banjir Sampai Malam dengan Perahu, Pengurus PA Aceh Utara Distribusi Bantuan ke Pengungsi