Mantan Kepala DP3A Langsa Dilantik Sebagai Direktur Bina Kesehatan Reproduksi BKKBN  thumbnail

Mantan Kepala DP3A Langsa Dilantik Sebagai Direktur Bina Kesehatan Reproduksi BKKBN 

Diposting pada

Kepada Pejabat yang baru saja dilantik, tambah Hasto Wardoyo,  harus memahami dengan baik bahwa jabatan saudari mempunyai peran yang sangat strategis

Laporan Zubir  |    Langsa 

SERAMBINEW.COM, LANGSA — Mantan Kepala DP3A Dalduk dan KB Kota Langsa, Safrina Salima, SKM, M.Kes, dilantik sebagai Direktur Bina Kesehatan Reproduksi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Naaional (BKKBN).

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlinduangan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DP3A Dalduk dan KB.

Safrina Salim, yang sebelumnya menempati jabatan Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN Pusat, saat di Pemko Langsa ia menjabat Kepala DP3A Dalduk dan KB selama hampir 8 tahun sejak 2013-2020.

Pelantikan Jabatan Tinggi Pratama (JPT) BKKBN ini dilakukan Kepala BKKBN, Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), di Auditarium BKKBN, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). 

Dalam sambutannya, Kepala BKKBN, Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), menyampaikan, ia telah melantik Safrina Salim, SKM, M.Kes sebagai Direktur Kesehatan Reproduksi.

Dikarenakan Pejabat sebelumnya telah memasuki Batas Usia Pensiun di Bulan Januari 2022.

Menurutnya, promosi, rotasi dan mutasi adalah hal yang biasa terjadi dalam sebuah organisasi.

Baca juga: 12 Pejabat Eselon II dan III di Pidie Jaya Disumpah, Begini Penegasan Sekda 

Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang 21 Rumah Warga di Tripe Jaya, Termasuk Kediaman Pribadi Wabup Galus

Baca juga: Eks Kombatan GAM Minta DPRA dan Pemerintah Aceh Luruskan soal Bendera Aceh

Oleh karenanya, Ia berharap pejabat yang dilantik hari ini agar dapat segera menyesuaikan diri untuk langsung bekerja dengan segala kesungguhan hati.

“Penempatan Saudari adalah bentuk kepercayaan instansi atas kemampuan dan potensi yang Saudari miliki serta memperhatikan pola karier pegawai ASN di BKKBN,” ujarnya. 

 

Kepada Pejabat yang baru saja dilantik, tambah Hasto Wardoyo,  harus memahami dengan baik bahwa jabatan saudari mempunyai peran yang sangat strategis dalam struktur organisasi pemerintah. 

Para Pejabat Tinggi Pratama harus mampu mencerna, mengolah dan merealisasikan kebijakan serta memastikan roda organisasi di bawahnya bergerak ke arah yang sama, ke arah yang sudah ditentukan. 

Saudara harus memastikan semua terget kinerja yang sudah ditetapkan pada level output, mendukung tercapainya kinerja pada level outcome dan juga target perjanjian kinerja yang sudah disusun bersama. (*)