Tanggapi Isu Tenaga Kontrak Dirumahkan, Sekda Aceh Selatan: Daerah Masih Butuh Tenaga Kontrak thumbnail

Tanggapi Isu Tenaga Kontrak Dirumahkan, Sekda Aceh Selatan: Daerah Masih Butuh Tenaga Kontrak

Diposting pada

Laporan Taufik Zass I Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Sejak beberapa pekan terakhir tenaga kontrak/honorer di lingkungan Pemkab Aceh Selatan diresahkan dengan beredarnya isu bahwa seluruh tenaga kontrak/honorer lingkungan Pemkab setempat akan dirumahkan.

Menurut informasi beredar, langkah itu diambil dalam rangka efesiensi anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.

Menanggapi isu tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP mengatakan bahwa sampai saat ini, daerah masih membutuhkan keberadaan tenaga kontrak dalam pelaksanaan pelayanan pemerintah kepada publik.

• 21 Desa di 6 Kecamatan di Aceh Timur Masih Terendam Banjir

Hal ini disampaikan Cut Syazalisma yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK), saat disinggung tentang langkah menghadapi tahun anggaran 2022.

“Terkait dengan tenaga kontrak, kami minta agar tetap fokus, bertanggung jawab, dan serius dalam bekerja. Sampai saat ini, daerah masih membutuhkan keberadaan tenaga kontrak dalam pelaksanaan pelayanan pemerintah kepada publik, terlebih kehadiran tenaga kontrak juga dapat membantu tugas-tugas yang diemban oleh PNS,” tegas Cut Syazalisma.

Menurut keterangan Kepala Bappeda Aceh Selatan, Masrizal SE MSi yang juga anggota TAPK, pada tahun anggaran 2022, Pemerintah Daerah juga mengalokasikan tambahan penghasilan bagi PNS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

• Di Tengah Pandemi, Sepeda Motor Bekas Terjual 30 Unit per Bulan di Pasar Lambaro

“Pemberian tambahan penghasilan sesuai arahan pimpinan merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan mendorong peningkatan daya beli, di tengah hantaman pandemi yang masih berlangsung,” ucap Masrizal.(*)