Diduga di Telantarkan Rumah Dinas Pimpinan D‎PRK Simeulue thumbnail

Diduga di Telantarkan Rumah Dinas Pimpinan D‎PRK Simeulue

Diposting pada
Kondisi kompleks dan rumah dinas Pimpinan DPRK Simeulue, ‎Jumat (7/1). Ahmadi – harianrakyataceh.com

HARIANRAKYATACEH.COM – Rumah dan kompleks dinas khusus untuk Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue, diduga telah belasan tahun sengaja di lupakan dan di telantarkan tanpa perawatan.

Nasib Rumah dan kompleks rumah dinas Pimpinan DPRK Simeulue itu, yang berada di kawasan Desa Suka Karya, Kecamatan Simeulue Timur itu, selain terlantar juga menjadi lokasi tempat penyimpanan rongsokan mobil rusak.

Selain menjadi lokasi aman untuk simpan mobil rongsokan, juga tempat lokasi pembuangan limbah sampah rumah tangga, sehingga dengan kondisi terlantar tanpa perawatan, menjadi pusat perhatian bagi pelintas maupun warga.

Diketahui tahun 2021 dan 2022, tidak ada program usulan pengajuan untuk perawatan maupun pembangunan ‎rumah dinas pimpinan wakil rakyat, hal itu di jelaskan Isal Amri, Sekwan Kabupaten Simeulue, kepada harianrakyataceh.com, Jumat (7/1).

“Selama saya menjabat selaku Sekwan, belum ada usulan pengajuan untuk program perawatan atau pembangunan rumah pimpinan dewan itu, dan itu masih asetnya Pemerintah Kabupaten Simeulue. Rumah dinas pimpinan dewan itu memang rusak berat”, kata ‎Isal Amri.

Tidak ada usulan pengajuan program rumah dinas Pimpinan wakil rakyat itu dan masih tercatat dalam daftar aset Pemerintah Kabupaten Simeulue, juga di benarkan Sekda Ahmadlyah, kepada harianrakyataceh.com, Jumat (7/1).

“Itu masih asset Pemerintah Kabupaten Simeulue, dan tidak ada usulan maupun pengajuan program untuk perawatan dan pembangunan rumah dinas pimpinan dewan. Kita juga tidak bisa alokasikan anggarannya kalau tidak ada usulan atau pengajuan”, tegas Sekda Simeulue.

Sejumlah sumber-sumber harianrakyataceh.com, rumah dinas yang dibangun pada priode pertama Bupati Simeulue Drs Darmili antara tahun 2001-2004 silam, kemudian rusak akibat bencana alam gempa bumi pada masa itu, dan hingga saat ini tidak perna diperbaiki.‎

Dengan kondisi rusak berat, pada bagian atap ditumbuhi tanaman liar termasuk pohon beringin dan sejumlah ruangan bangunan permanen itu juga mengalami kerusakan serius, aroma tidak sedap dan terkesan angker pada malam hari maupun pada siang harinya.

Sejumlah anggota dewan Simeulue yang ditemui terpisah harianrakyataceh.com, yang mengaku merasa risih dan karena bangunan tersebut merupakan rumah dinas pimpinan dewan, serta terkesan ada pembiaran sehingga dapat penilaian negatif dari publik.

“Saya selaku anggota dewan aktif saat ini, sangat risih dengan kondisi bangunan itu, karena publik tau itu rumah pimpinan dewan dan anggapan publik lembaga kita tidak perduli, atau aset itu hapuskan dan serahkan kepada Pemda”, kata Ugek Farlian Anggota DPRK Simeulue, harianrakyataceh.com, Jumat (7/1).

Hal senada juga di sampaikan Poni Harjo Anggota DPRK Simeulue, yang ditemui harianrakyataceh.com “Sepengetahuan saya tidak ada pembahasan progam terkait permasalahan ‎rumah dinas pimpinan dewan itu, kita sedih dan sangat prihatin kondisi rumah tersebut”, katanya. ‎ (ahi).